Malam-malam
itu meski amat bencinya dia dengan keputusan Tuhan, amat marahnya dengan segala
takdir, sepotong rembulan di atas selalu
membuatnya berterima-kasih.
Mungkin itu gunanya Tuhan
menciptakan rembulan terlihat indah dari bumi. Menjadi penghiburan bagi hati
yang resah menatapnya."
"Kau tahu, hampir semua
orang pernah kehilangan sesuatu yang berharga miliknya, amat berharga
malah. Ada yang kehilangan sebagian tubuh mereka, cacat, kehilangan pekerjaan,
kehilangan anak, orang-tua, benda-benda berharga, kekasih, kesempatan,
kepercayaan, nama baik, dan sebagainya. Dalam ukuran tertentu, kehilangan yang
kau alami mungkin jauh lebih menyakitkan. Tetapi kita tidak sedang
membicarakan ukuran relatif lebih atau kurang. Semua kehilangan itu menyakitkan."
"Kau tidak seharusnya menjalani
masa-masa gelapmu dengan alasan karena hidup ini tidak adil. Kau tidak
seharusnya menyalahkan orang-orang yang membuat kehidupanmu buruk, lantas
mencari pembenaran-pembenaran."
"Dan sebaliknya, ketika kau merasa
hidupmu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka
itulah saatnya kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih
tidak beruntung darimu. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu, kau
akan selalu pandai bersyukur."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar